Tampilkan postingan dengan label FILSAFAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FILSAFAT. Tampilkan semua postingan

Filsafat Cinta Dalam Islam

Filsafat Cinta Islam. Demam film “Ayat-Ayat Cinta” (AAC) menunjukkan bahwa kata “Cinta” benar-benar masih menjadi magnet bagi banyak orang, terutama remaja dan kaum muda. Tetapi sudahkah mereka memahami filsafat Cinta itu sendiri ataukah mereka hanya menjalani hubungan cinta yang dangkal dan tidak menunjukkan hakikat kemanusiaan itu sendiri?

Cinta bukanlah kata-kata, tetapi adalah tindakan konkrit yang diejawantahkan dalam kehidupan nyata. Demikianlah, buku ini adalah risalah Cinta yang sangat penting: renungan seorang filsuf muda yang telah menghasilkan berbagai karya (buku dan catatan budaya), Nurani Soyomukti.

Dengan menawarkan konsep Cinta yang akan membawa Anda pada pemahaman tentang cinta yang mendalam dan bermakna dalam hubungan antarmanusia, buku ini menawarkan universalisasi hubungan Cinta. Lebih dari sekadar buku yang memberikan kiat-kiat membagun hubungan Cinta eksklusif (pacaran dan pernikahan), buku ini mengkonstruksi sebuah pemahaman yang sangat utuh dan reflektif.

“Buku ini tidak layak dibaca oleh orang yang tidak percaya pada Cinta,” demikian Nurani Soyomukti menegaskan sebelum Anda membaca uraian kata-kata yang mencerahkan tetapi dikemas dengan bahasa yang tidak terlalu berat ini. Maka inilah buku filsafat Cinta yag akan membawa Anda pada pemahaman komprehensif tentang Cinta dan kisah kasih yang Anda jalin dalam kehidupan ini. reflektif, humanis, enlighten, dan kaya akan landasan teoritik… Inilah ‘Ayat-Ayat Cinta Universal’ itu!

Cinta adalah keabadian … dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki tapi hati-hatilah dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU. Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirinya tanpa suatu pertimbangan. Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Filsafat Cinta Dalam Islam

Cinta bisa disembunyikan tapi cinta tidak bisa dibungkam, maka katakanlah selagi masih ada kesempatan atau kau akan kehilangan dan menyesal.

Cinta menerima apa adanya mencintai karena adanya perubahan, bukan cinta namanya melainkan perjanjian. Dalam cinta tidak ada perjanjian melainkan keikhlasan. Cinta penuh maaf dan rela berkorban demi yg tercinta bahagia. Mencintai karena ingin balasan, bukan cinta namanya melainkan pamrih. Dalam cinta tidak ada pamrih melainkan ketulusan. Cinta penuh keindahan meskipun hanya dalam khayalan. Jangan mencari jawaban cinta dengan logika, tapi tanyalah hati tentang perasaan cinta dan carilah pembenarannya melalui logika. Jika terus memaksakan keyakinan untuk diterima tanya pada diri sendiri, apa itu benar cinta..?

Cinta tidak bermain dengan logika, tapi rasa untuk selalu membuat bahagia, apapun bentuknya. Jangan salahkan perasaan cinta seseorang terhadapmu karena ia pun tidak pernah tau tentang rasa cinta yg tumbuh itu. Jangan kau benci karena cintanya padamu, ia pun tersiksa karena rasa cinta itu padamu. Jangan kau ambil kesempatan karena cintanya terhadapmu, karena sesungguhnya kau telah berbuat dzolim karena cintanya terhadapmu.

Cinta adalah anugrah Yang Maha Kuasa yg diberikan kepada hamba-Nya yg penuh keindahan dan hanya bisa dirasakan. Dengan cinta orang bisa menutupi luka, dengan cinta orang bisa menyembuhkan luka, dengan cinta orang masih bisa berharap karena cinta manusia masih mempunyai mimpi, karena cinta manusia bisa terluka, karena cinta manusia bisa bahagia.

Cinta sejati adalah cinta yg tidak pernah mengharap untuk dibalas. Cinta sejati hanya memberi walau tanpa menerima. Cinta sejati bisa terluka, tapi tidak kuasa memberikan luka. Hanya cinta Sang Pencipta yg tak pernah mengharap balasan. Hanya cinta Sang Khalik yg tak pernah pamrih. Hanya cinta Sang Pencinta itu sendiri yg selalu setia. Maka cintailah Dia..maka engkau tak akan dikecewakan. Cintailah Dia, karena cintamu akan terbalas. Cintailah Dia..karena Dia selalu setia. Cintailah Dia..karena kau akan bahagia….

Cinta adalah sebentuk nikmat agung yang Allah karuniakan kepada manusia. Dengan anugerah cinta itulah manusia jadi lebih bermakna. Dengan anugerah cinta pula, setiap rintangan untuk bertemu sang kekasih akan dihadapi dengan lapang dada, bahkan senyuman yang mengembang. Cinta itu tidak statis, cinta itu dinamis, penuh vitalitas dan energi yang mampu membangkitkan kekuatan-kekuatan tersembunyi dalam diri sampai akhirnya dahaga cinta itu terpuaskan. Sekali lagi, cinta menimbulkan serangkaian konsekuensi. Ketika seseorang telah menyatakan cinta dan berkomitmen dengan cinta, maka segala tingkah lakunya akan berjalan di jalur cinta tersebut. Bukankah seorang pecinta akan berusaha untuk menghadirkan kesamaan dengan yang dicintainya, sehingga yang dicintai itu menjadi ridha kepada-Nya?

Lalu apakah cinta itu ? Imam Ibnu Qayyim Al- Jauziyyah mengatakan, “Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri. Membatasinya hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka, batasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri“. Walau demikian, sesuatu yang sulit dimaknai bukan berarti tidak bisa dimaknai.

Diantara makna cinta adalah kecenderungan hati untuk lebih mengutamakan yang dicintai daripada diri dan harta sendiri.

Sedangkan dari sudut pandang Erich Fromm, seorang psikolog kenamaan berkebangsaan Jerman. Dalam bukunya The Art of Love, ia menyebutkan empat unsur yang hadir dalam cinta, yaitu :

Care (Perhatian)

Cinta harus melahirkan perhatian pada obyek yang dicintai.
Ketika kita mencintai seseorang, maka kita akan memperhatikan kesulitan yang dihadapinya, akan berusaha meringankan bebannya, dan memberikan perhatian yang tinggi atas semua gerak-geriknya.

Responsibility (Tanggung Jawab)

Cinta harus melahirkan sikap bertanggung jawab terhadap obyek yang dicintainya.
Suami yang mencintai istrinya, akan bertanggung jawab terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan rumah tangganya. Ia pun akan bertanggung jawab dan mendedikasikan segenap potensi dirinya untuk ‘membahagiakan’ obyek yang dicintainya.

Respect (Hormat)

Cinta harus melahirkan sikap menerima apa adanya obyek yang dicintai dan selalu berikhtiyar agar tidak mengecewakannya. Inilah yang disebut respect.

Knowledge (Pengetahuan)

Cinta harus melahirkan minat untuk memahami seluk-beluk obyek yang dicintai.
Ketika kita mencintai seseorang yang akan menjadi teman hidup, kita akan berusaha memahami kepribadian, latar belakang, minat dan kualitas keimanannya.
Empat komponen cinta inilah yang senantiasa terpatri di hati para sahabat. Dan efek yang ditimbulkannya begitu dahsyat.
Sudahkah dari keempat unsur diatas, terdapat dalam diri anda yang tidak lain juga seorang pecinta dalam hidup ini? 

Filsafat Cinta - Alasan Orang Jatuh Cinta

Yakin dech, bahkan berani tarohan kalo’ cinta ngga’ pernah pandang strata, bahkan kita suka lupakan logika. Buat pacar, sahabat dan kerabat dekat, cinta itu putih. Kita ngga’ bisa menggunakan angka-angka untuk urusan hati. Pahit, manis, asem, asin, semua terasa legit di lidah, kalo’ sudah berurusan dengan yang namanya cinta. Pernah ngga’ kamu tiba-tiba berkeringat dingin, jantung berdebar-debar, mata ngga’ sanggup melihat lawan bicara, bahkan wajahpun bersemu merah, karena malu. Yup ! itu tandanya kamu sudah jatuh cinta.

” Jika cinta memanggilmu, ikutilah walau jalan berliku ” Sepotong karya sastra dari Kahlil Gibran ini, mengingatkan kita bahwa semua orang didunia ngga’ akan luput dari proses jatuh cinta. Semua orang akan menemukan ‘N melewatinya. Potensi itu sebenarnya sudah ada sejak seseorang dilahirkan. Maka jangan heran kalo’ adikmu yang masih Preschool bilang kalo’ ia suka ama temannya. Hanya saja, potensi itu bakal keliatan banget saat usiamu memasuki pubertas. dalam psikologi perkembangan, masa ini dibilang sebagai masa peralihan dari kanak-kanak ke remaja. Yach … itulah cinta, abstrak tapi dapat membuat segala sesuatu terasa lebih indah dan bermakna. Love Is Like Wind, We Cannot See It But We Can Feel It …

Filsafat Cinta - Alasan Orang Jatuh Cinta

Cinta pada lawan jenis. Asyiiik ! Boleh dong sekarang kita merindukan seseorang ? Berandai-andai, kapan dia datang menjemput, makan berduaan and jalan bareng. Buat kamu yang lagi jatuh hati, artikel ini cocok banget buat kamu cermati. Kita belajar bareng mengenal lebih dekat soal cinta. Kita bisa mengenali cinta, mendeteksi dari mana asalnya, bagaimana menyatakannya, sampai di mana tempat yang paling tepat buat nyatain cinta. Cinta boleh milik siapa aja, kapan aja dan dimana aja. Kalo’ dipikir-pikir aneh ya. Kenapa sih kita manusia, bisa jatuh cinta. Ada bermacam-macam alasan. So’ Keep On Going … *Denita

KEBUTUHAN BIOLOGIS

Manusia itu diciptakan berpasangan, untuk saling melindungi dan menyayangi. Maka, sudah bagian dari fitrah manusia kalo’ memiliki potensi untuk mencintai ‘N dicintai. Dalam psikologi, cinta adalah bagian dari emosi yang secara naluri ngga’ bisa dihindari. Karena itu, ia menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi. Dalam artian, cinta harus direfleksikan kepada objek yang diinginkan. Singkatnya, kalo’ ada orang yang lagi mencintai orang lain, maka saat itu ia sedang memenuhi kebutuhan biologisnya.

BUTUH TEMAN CURHAT

Kadang-kadang kamu sulit membicarakan hal-hal yang bersifat privacy. Terhadap orang tua pun, kamu sulit berterus terang. Ngga’ semua anak bisa berkomunikasi dengan orang tuanya dan juga sebaliknya. Meskipun hal tersebut ngga’ baik jika kamu abaikan. Bagaimanapun juga, orang tuamu adalah pendengarmu yang paling baik dan setia lho. Ngga’ tahu kenapa, buat sebagian orang, ada hal-hal yang memang bikin ricuh dan malu untuk diomongin ke orang tua. Kalo’ sudah gini, seseorang butuh teman yang bisa ngerti dan siap mendengarkan semua keluhan. Biasanya curhat dengan lawan jenis terasa lebih menarik ketimbang dengan sesama jenis. Kadang jawaban yang diberikan terasa lebih objektif, iya kan ? Ngga’ heran kalo’ banyak orang yang jatuh cinta dengan teman curhatnya.

BUTUH MOTIVATOR

Sifat ilmiah manusia adalah merasakan suka dan duka. Karena itu manusia selalu butuh motivator dalam keadaan apapun. Kalo’ lagi senang, ia butuh motivasi berupa apresiasi, sebaliknya kalo’ lagi sedih ia butuh motivasi berupa nasehat-nasehat yang bisa bikin ia lupa dengan dukanya. Seseorang pasti akan sangat senang kalo’ didampingi oleh orang-orang yang selalu memotivasinya. Apalagi kalo’ motivasi itu berasal dari orang yang disukainya. Survey membuktikan bahwa motivasi dapat membangun prestasi belajar dan bekerja.

BUTUH PERHATIAN

Siapa sich yang ngga’ butuh perhatian ? bahkan orang cuek sekalipun akan membutuhkan perhatian. Manusia sebagai mahluk sosial haus perhatian. Seseorang akan merasa dihargai keberadaannya ketika ia dihargai oleh orang-orang disekelilingnya.Ngga’ beda dengan motivasi, perhatian juga bisa membangun pola pikir dan laku seseorang supaya menjadi lebih baik. So, alangkah senangnya orang yang kita cintai memperhatikan kita. Rasanya beda dech !

SUDAH BERUMUR TAPI BELUM PACARAN

Usia juga ternyata bisa mempengaruhi seseorang jatuh cinta. Memang semua orang tidak akan pernah luput dari rasa cinta tapi tidak semua orang juga dapat merefleksikan cinta tersebut. Ada sebagian orang yang baru bisa merefleksikan cintanya disaat usianya sudah mendekati ‘limit’ alias berumur. Makanya doi biasanya agak tergesa-gesa dalam menentukan pilihan. Hati-hati, bisa-bisa salah pilih tuch !! Tapi sudah bagian dari fitrah manusia kalo’ mereka punya potensi untuk mencintai dan dicintai. Kata Victor Hugo, kebahagiaan yang tertinggi adalah pengakuan kalo’ kita dicintai.

CINTA ITU KEBUTUHAN

Percaya ngga’ kalo’ cinta itu kebutuhan ? jangan salah loh, cinta itu memang termasuk kebutuhan. Cinta itu bagian dari emosi yang secara alamiah ngga’ bisa dihindari. Karena posisinya itu, cinta jadi kebutuhan yang mesti dipenuhi. Makanya, Abraham Maslow memasukkan cinta ke dalam hirarki kebutuhan manusia. Maslow juga bilang, jika kebutuhan ini ngga’ dipenuhi maka kamu akan merasakan kesepian yang beigtu mendalam. Pada akhirnya kamu juga yang rugi karena hubungan sosialmu ngga’ bagus. Kalo’ sudah gitu bisa ditebak khan, hidup kamu ngga’ ada artinya bukan ?

TIDAK DAPAT HIDUP SENDIRI

Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan dengan tujuan agar keduanya saling mengenal, menyayangi dan saling menolong. Keduanya pun punya tugas yang sama, yaitu melestarikan kehidupan meskipun ada perbedaan peran dalam keduanya. Nah, peran inilah yang bisa ngejadiin keduanya ngejalanin fungsinya sebagai mahluk sosial. Papa ‘N Mama misalnya, karena mereka memiliki peran yang berbeda maka keluargamu bisa hidup dengan baik. Kebayang kan, kalo’ keduanya tidak saling ngebantu, wow … rumahmu ngga’ akan tenteram. Nah manusia bisa saling mengenal, menyayangi ‘N menolong, Tuhan memberikan potensi kepada laki-laki dan perempuan rasa cinta. Dan rasa cinta ini pula yang akan membantu laki-laki dan perempuan untuk melestarikan keturunan agar kehidupan harus terus berlanjut. Mulia kan tugas keduanya. Coba kalo’ keduanya saling bermusuhan, ehm … bisa-bisa ngga’ ada kehidupan. That’s Why, laki-laki ‘N perempuan ngga’ bisa hidup terpisah. So, sudah sewajarnya kalo’ laki-laki ‘N perempuan saling jatuh cinta.

itu tadi Filsafat Cinta, tentang mengapa kita jatuh cinta atau alasan kita jatuh cinta

13 Kalmat Filsafat Cinta Yang sangat dalam

Sebenarnya apasih filsafat itu? entah mungkin anda mencari sebuah kata-kata tentang cinta yang penuh dengan makna makanya anda mencari di search enggine dengan kata Filsafat Cinta, dengan masksud anda akan menemukan sebuah kumpulan kalimat cinta yang sangat mendalam. Sebenarnya kalau boleh jujur kalimat cinta dengan filsafat cinta itu sebenarnya berbeda jauh, kalimat cinta bukan filsafat namun filsafat sudah tentu kalimat cinta.



Namun, okelah penulis mengerti jadi pada artikel kali ini penulis akan membagikan 13 kumpulan kata membentuk kalimat cinta yang indah dan tentunya mempunyai makna yang dalam.





Berikut 13 Kalimat Filsafat Cinta


# Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah dendam bahkan membalas dendamnya. Dimana ada cinta disitu ada kehidupan manakala kebencian membawa kemusnahan.

# Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan Sekeping Hati pada kita ?
Karena Tuhan telah memberikan Sekeping Hati lagi kepada seseorang untuk kita cari dan itulah namanya CINTA.

# Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata : Aku turut bahagia untukmu.

# Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup . Dan jangan sesekali
kamu mengatakan tidak mencintainya lagi, bilamana kamu masih belum dapat melupakannya.

# Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,
tetapi lebih menyakitkan lagi, kamu mencintai seseorang tetapi kamu tidak pernah berani mengutarakan cintamu kepadanya.

# Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya.

# Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta, namun apabila sampai saatnya, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi, dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

# Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka, dan bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu serta cemburu.

# Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut, tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang terindah dan suci, jika manusia dapat menilai kesuciannya.

# Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

# Satu – satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang adalah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.

# Jiwa sepi tanpa cinta, hati akan mati tanpa Iman. Kemarin adalah kenangan, esoka dalah impian dan hari ini adalah kenyataan.

# Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan, tapi kepergiannya tidak pernah diharapkan. Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu telah pergi.


Nah, bagaimana? cukup? jika tidak saya sebagai penulis menyarankan anda untuk mengunjungi sebuah situs Bayi Filosof (Filsafat) di www.a-filsafat.com

Di situs A-filsafat anda akan mendapatkan beribu-ribu kata yang mempunyai makna yang dalam, namun berhati-hatilah dalam membaca artikel disana, karena tak kuat pondasi akan membuat iman anda bergoyang ketika membaca Opini-Opini di A-filsafat,

Filsafat Cinta didalam Islam Sang Pecinta Hakikat

Sekalipun penuh derita wajah tetap berseri-seri; tertawa bagi orang Cinta adalah adat dan kebiasaan
Hidup ia tertawa mati pun ia tertawa seakan, karena gantinya adalah rahmat yang menyenangkan
Diam, penglihatan salah muncul karena terlalu sering bersoal-jawab



Hati para Kekasih Tuhan remuk tatkala mencoba menatap Wajah Sang Maha Asmara. Ingatkah akan kisah Musa (‘a.s.) tatkala memohon penglihatan atas-Nya? Tuhan adalah Keberadaan Mutlak, yang tak terliputi apa-pun bahkan tak terbatasi apa-pun, dan karena itu tak punya lawan dalam segala Sifat Hakiki-Nya. Dan karena itu, Ia tiada akan tercapai penglihatan apa pun, Ia tiada akan tersentuh pendengaran apa pun dan Ia tiada akan tersentuh pembatasan apa pun, pula Ia tiada akan tersentuh apa pun kecuali diri-Nya sendiri. Yaa Quduusu, Yaa Allahu, Yaa Huwa.

Tabir terbesar penutup Wajah Tuhan adalah “keberadaan yang jamak”. Dan di antara “keberadaan yang jamak”, yang amat akrab dan intim adalah “keberadaan diri sendiri”. Karena tak mungkin Tuhan dilihat kecuali oleh diri-Nya sendiri, karena yang ada hanyalah Ia Sendiri. Wahai Yang Menunjukkan atas Zat-Nya dengan Zat-Nya. Yaa man dalla ‘ala dzaatihi bidzaatihi. KeTunggalan Wujud-Nya Yang Hakiki adalah Ana (Aku) yang tak perlu terungkapkan dalam bahasa apa pun. Ana (Aku) dalam kemahaheningan bak gelap dasar palung samudera raya. Diam ! Demikian kata Maulana Rumi, semoga Allah senantiasa memuliakan ruh-nya. Penglihatan salah, tak lain kesesatan, muncul karena terlalu sering bersoal-jawab, yang tak lain adalah salah satu keterbelitan dalam samudera kejamakan.

Keberadaan jamak, yang sering disebut dengan mumkin al - wujud , tidak real. Dimitri yang gemuk, dimitri yang kaya, dimitri yang miskin, dimitri yang ini yang itu, saya dimitri dan lain-lain hanyalah buih-buih pembatasan percik air bahari, bukanlah Hakikat Bahari. Cinta (‘isyq) merupakan satu sifat essensial Zat, Yang Selalu Menarik Zat untuk menatapi Diri-Nya Sendiri Yang Maha Tersembunyi, Kuntu kanzan makhfiyyan.

Bagi orang-orang Cinta, menatap Wajah Tuhan adalah kenikmatan yang tak terhingga, sekaligus hakikat dari semua kenikmatan. Apa-apa yang tampak dari wujud, itulah yang disebut sifat-sifat Keindahan (atau Jamaliyyah) Tuhan. Sekilasan aroma tahi lalat Layla Sang Bidadari Malam memberikan pusaran kesejukan mahanikmat bagi para peCinta. Kugenggam sekeritingan rambut-Nya, saat bermain, karena tanpa itu kegilaan ini tak menghasilkan apa pun. Wajah-wajah pada hari itu berseri-seri, kepada Tuhan-Nya mereka menatap.

Wa allohu a’lam bi ash-showwab

Sumber:
Rumi, terjemahan Abdul Hadi W.M. (Pustaka), hal. 92.
QS 6;103; Laa tudrikuhu al-abshooru wa huwa yudriku al-abshooru, wa huwa al-lathiifu al-khobiiru.
Saduran dari sya`ir Imam Khomeini, Kendi Cinta.
QS 80;38 ; Wujuuhuy yaumaidzin musfiroh, ilaa robbihaa naazhiroh.

Sang Pecinta sehakikatnya Cinta al wujud


selama bayang-bayang Farah nan Cantik bersama kami, kehidupan ini seluruhnya menjadi arak-arakan yang gembira
selama arak kawan-kawan bersatu, demi Tuhan, cahaya memancar di tengah rumah
selama hati-hati bersejuk riaan, sebuah duri lebih baik dari seribu kurma
selama tidur di puncak jalan kekasih, bantal dan selimut kami adalah bintang tsuraya

Sang pecinta hakikat cinta



Bayang-bayang (al-zhill) adalah perumpamaan yang tepat untuk semua alam maujud. Pelangi multi-warna terkandung dalam selarik putih cahaya mentari. Manis semua gincu terdapat dalam bibir merah itu sendiri. Lembut menebar warna bulu-bulu merak sungguh adalah gelora Keindahan Sang Maha Merak itu Sendiri. Sungguh Dia-lah, satu-satunya Cahaya Langit dan Bumi.

Bagi Majnun terpenting baginya bukanlah ciuman Layla, atau senyuman Layla, tapi hati Layla dan bukan yang lain. Muwahhid sejati tak menginginkan apa pun kecuali Ia Sendiri. Maka tiada lah tampak segala sesuatu di alam mayapada ini kecuali seperti bayang-bayang. Tiupan sepoi angin adalah bayang-bayang Lembut Sentuhan-Nya. Sejuk-sejuk yang menerpa hati adalah bayang-bayang Sumber Mata Air Kecemerlangan-Nya. Cahaya mentari mungkin adalah bayang-bayang Cahaya-Nya. Arwah-arwah tak lain hanyalah tiupan Ruh-Nya. Kecantikan maha dahsyat Gadis Farah dari Libanon ataupun Sophia dari Italia hanyalah bayang alis lentik-Nya. Dunia adalah lautan perumpamaan, dan sungguh hanya Dia-lah yang diumpamakan.


Hanyasanya jika sebuah peribahasa mengumpamakan yang tampak dengan kata-kata, maka seluruh alam maujud mengumpamakan Yang Real dengan segala selain-Nya yang tak lain hanya Khayal semata. Oh malangnya nasibku.

Selama bayang-bayang Farah nan cantik bersama kami, yakni selama pecinta menatap alam maujud ini seluruhnya sebagai bayang - bayang Dia Yang Maha Cantik, kehidupan ini seluruhnya menjadi arak-arakan yang gembira, pecinta akan mabok dalam Samudera Kesemarakan KeCantikan Ilahi.

Hati para pecinta yang bersatu bak suryakanta yang memfokuskan cahaya mentari, atau laser koheren yang menembus baja-baja. Kucinta Farah, kata ia. Kucinta Farah, kata aku. Kucinta Farah, kata kamu. Kucinta ia, kata mereka. Kucinta ….., kata kita semua. Aku ……., kata kita semua. Kita semua Satu Adanya. Kita semua Satu. Maka cengkerama para pecinta adalah seperti gadis cantik yang sedang memolesi dirinya dengan bedak dan gincu, kemudian mematut-matut dirinya didepan cermin. Hati para pecinta adalah cermin Segala Keindahan Kekasih. Debu-debu hati di sini malahan berfungsi sebagai bedak. Sedang bercak-bercak kehitamannya, bak tahi lalat Layla. Wahai Satu-Satunya Zat Yang Maujud, Tutupilah seluruh keburukan hatiku hingga nampak Indah bak Tahi Lalat Farah. Wangikanlah seluruh kebusukan hatiku hingga bak aroma melati ataupun minyak kesturi Wangi Nabi-Mu.


wa allohu a’lam bi ash-showab

Sumber :
Rumi, saduran dari terjemahan Abdul Hadi W.M. (Pustaka), hal. 93.
QS 24;35 : Allohu nuuru as-samaawaati wa al-ardh
Yaa mursilar-riyaah, seru Imam ‘Ali (‘a.s.) dalam doa Al-Masylul.
Karena Allah juga diseru dengan Yaa sattaara al-‘uyuub , Wahai Yang Menutupi Aib-Aib (Doa Ash-Shobah Imam ‘Ali (‘a.s.)



















Sang Pecinta hakikat cinta ke-Maha-annya

di siang hari Pangeran Rupawan berangkat ke medan perburuan -
moga hati kami tertembus sasaran panah kilat-kemilau mataNya
pesan apa yang ia bisikkan mesra lewat kedipan mataNya-
moga klopak mataku terbuka, riang dan mabuk oleh pesannya

Sang pecinta hakikat cinta


KeMahaLuasan - Nya menggulung seluruh bahtera dan bahari, sungai dan samudera, bumi maupun segenap semesta. Sungguh Dia-lah Yang Maha Luas Rahmat-Nya, meliputi segala sesuatu, meleburkan seluruh batasan-batasan “rahmat-rahmat” maupun “azab-azab” yang terbatas dalam benak makhluknya. Wahai Ia Yang Maha Luas Ridha-Nya, Yang Maha Luas Ampunan-Nya, Yang Maha Luas Rizki-Nya, Yang Maha Luas Kasih-Nya, Yang Maha Luas dan meliputi segala.
Sungguh Pecinta - Nya menyadari ke-faqr-an hakikinya, dan hanya Dia - lah Yang Maha Kaya lagi Terpuji. Maka ridho atas semua yang telah dikehendaki oleh Ia Yang Maha Luas Kasih dan Rahmat-Nya adalah manifestasi ke-faqr-an total manusia atas apa pun termasuk atas pengetahuan tentang apa yang sebenarnya lebih baik dan lebih sempurna bagi dirinya sendiri. Dan sungguh Ilmu -Nya, Rahmat-Nya, Sentuhan Lembut-Nya, KeMahaCantikan-Nya meliputi semua maujudat (semua yang ada).

Harapan akan rahmat-Nya yang berlipat ganda yang tercermin dalam perintah-Nya pada Nabi-Nya yang telah sangat mendalam ‘ilmunya untuk berdoa pada-Nya, robbii zidnii ‘ilman.. (Tuhanku, tambahkan bagiku ‘ilmu). Sangka baik (husnuzh-zhon) terus menerus pada-Nya merupakan tahapan awal yang benar untuk mencapai ke-ridho-an atas seluruh Yang Dikehendaki-Nya.. Yaa Allah, berilah aku tatapan atas Wajah - Mu nan Cemerlang, Yaa Allah, karuniakanlah aku Samudera Nikmat-Mu Yang Tiada Taranya, Yaa Allah, alirkanlah gelombang Cinta Pada Mu yang bergelora di aliran darah dan degup jantungku, Yaa Allah, karuniakanlah aku’ilmu tentang Rahasia-Rahasia Kendi Cinta-Mu, Yaa Allah ,……, Maka tatkala sesuatu yang terjadi kurang berkenan dengan yang di hati, sungguh sepatutnya kita bisikkan pada Nya, Yaa Allah Sungguh Keluasan RahmatMu tak terpahami oleh keterbatasan diriku dan kebodohan nafsuku, Duhai Tuhan Yang Maha Kasih.

Yang tak punya apa pun kecuali pinta
Yang tak bisa apa pun kecuali meminta
Yang papa dari apa pun kecuali harapan
Yang tak bersuara apapun kecuali ratapan

memohon pada Tuanku Pangeran, Nan Gemerlapan
meminta pada Rahmat Keabadian, Nang Kemilauan
sekilasan pandangan mata Layla, buat Majnun tergeletak pingsan
sekejapan keindahan kerlingan Tuan, buat hamba mati dengan senyuman

Maka Duhai Tuanku Pangeran, jika kau hendak berburu, jadikanlah aku kijang yang hendak Kau panah. Dan darah yang muncrat dari jantungku adalah kelojotan kasmaran hamba faqirMu ini. Sungguh panah kilatan asmaraMu adalah Ribuan Hikmah dan Keindahan, di dalamnya terdapat wewangian sang mahabidadari, sampaikanlah racun anggur cinta yang ada di ujung panah itu pada hatiku yang bodoh dalam kegelapan ini . di siang hari Pangeran Rupawan berangkat ke medan perburuan -moga hati kami tertembus sasaran panah kilat-kemilau mataNya pesan apa yang ia bisikkan mesra lewat kedipan mataNya-moga klopak mataku terbuka, riang dan mabuk oleh pesannya.

Demi Kemuliaan Muhammad dan Keluarga Muhammad.
wa allohu a’lam bi ash-showab

Sumber :
Rumi, saduran dari terjemahan Abdul Hadi W. M, Pustaka, Bandung, hal. 67.
QS 20;114
Rumi, saduran dari terjemahan Abdul Hadi W. M, Pustaka, Bandung, hal. 67.

Kata-kata Bijak Filsafat Cinta

Berkata-katalah selagi anda mempunya tools untuk berkata. Mungkin dikalangan sahabat ada yang pernah menegur anda karena terlalu banyak berakata-kata, jika pernah atau akan pernah silakan katakan “Karena manusia tanpa berkata-kata itu Bisu”
Ok di atas hanya sebuah pengantar dari artikel ini, seperti judul yang telah saya coretkan di atas, bahwa kali ini saya akan share beberapa kata-kata Bijak Filosofis. nah berikut:

kata kata bijak
Aku Melihat Tuhan di kedua Bola Matamu

Tiada daya kecuali daya dari Tuhan (La hawla wala kuawwata illa billah) Oleh karnanya dayaku mencintaimu adalah daya dari Tuhan

Hai kau kaum hawa, jangan lah engkau risau ketika aku memandangi dirimu, karena yang aku pandangi adalah keindahan Tuhan yang terbalutkan di dalam dirimu

Andai kata aku adalah Pena untuk Kitab Lauh Al-Mahfus, aku akan tuangkan tinta penghubung dari namuku ke dalam namamu

Jangankan Bunga, Tuhanpun akan kubawakan kepadamu

Tuhan telah tiupkan separuh ruhnya kepada manusia (Kata Al-Qur’an), dan aku tau Ruh yang tuhan tiupkan kepadamu adalah Ruh maha keindahaannya

Kata-katamu yang hanya berukuran 9,9 mampu membuatku melayang ke sidratul al-muntaha

Ok mungkin hanya beberapa, namun semoga bermanfaat, kata-kata diatas saya dapatkan dari berbagai diskusi dan hasil peikiran saya sendiri.